Inilah Alasan Pria Selalu Selingkuh Walau Sudah Punya Pasangan Sejati

Headline

London – Sebuah hasil studi provokatif terbaru menunjukkan, pria yang tak selingkuh mengatur dirinya untuk ‘menahan seksual yang dipaksa secara sosial’. Bagaimana?

“Di sisi lain, pria yang berselingkuh dapat memberi yang terbaik di kedua dunia,” ungkap sosiolog Eric Anderson seperti dikutip DM.

Tak hanya itu, kebanyakan pria seperti ini masih ingin bersama pasangannya, mereka hanya ingin melakukan lebih banyak seks, lanjutnya.

Menurut hasil studi yang ia lakukan, monogamy hanya membuat pria mengucilkan keinginannya melakukan apa yang ia inginkan. “Sudah waktunya orang mulai ‘terbuka secara seksual yang berdampingan dengan hirarki dan hegemoni,” katanya.

Selain itu, Anderson menemukan, pria secara emosional ingin monogamy meski ‘tubuhnya menginginkan seks dengan orang lain’. Namun Anderson menekankan, untuk membina sebuah keluarga, emosi lebih dibutuhkan dibanding faktor seksual.

“Saat pria selingkuh untuk seks, itu hanya rekreasi seks, mereka tetap mencintai pasangannya,” tutupnya. [mor]

Sumber

Tips Mengenali Orang Yang Sedang Berbohong

https://i2.wp.com/moistworks.com/images/art_lie.jpg
Gerakan tubuh orang yang sedang berbohong menurut para ahli mengiyaratkan ketidaknyamanan dibandingkan orang yang menceritakan sebenarnya. Ada beberapa indikasi yang bisa memberi petunjuk apakah seseorang berbohong atau tidak.

Ucapan
Studi menunjukkan orang yang berbohong mengubah cara mereka berbicara dan pilihan kata-kata mereka. Para pembohong biasanya menggunakan kata-kata yang sulit dimengerti.

Mereka jarang menggunakan kata ganti orang pertama dan lebih banyak menggunakan kata ganti orang ketiga. Sebuah studi pada 2003 oleh peneliti di Universitas Texas menyimpulkan selain mengurangi kalimat orang pertama (Saya, Aku), mereka juga menggunakan kata-kata yang berefek negatif.

Para pembohong juga biasanya lebih lama merespon pertanyaan dari lawan bicara agar memberikan jeda untuk memikirkan jawaban yang masuk akal bagi kebohongannya.

Intonasi
Seorang yang sering berbohong biasanya akan meninggikan suara saat sedang menceritakan kebohongan. Bisa juga mendeteksi apakah seseorang berbohong melalui bahasa tubuh walaupun tidak semuanya benar. Biasanya, orang yang berbohong akan melindungi tubuhnya karena tidak ingin orang lain mengetahui hal yang ada dalam pikirannya.

1. Posisi tubuh dapat menjadi bukti yang menunjukkan bahwa seseorang sedang berbohong, karena disadari ataupun tidak disadari ada hubungan yang kuat antara pikiran dan ekspresi.

2. Nafas yang tiba-tiba. Dalam setiap kebohongan, detak jantung akan meningkat dan nafas akan menjadi dangkal/cepat. Biasanya pembohong akan mengambil nafas dalam-dalam untuk menenangkan perasaannya. Cara ini juga yang diterapkan oleh mesin pendeteksi kebohongan, yaitu dengan mengukur detak jantung orang yang sedang diinterogasi/diwawancara.

3. Kegelisahan di bagian-bagian tubuh. Hal ini dapat terlihat dengan berbagai cara, tergantung dari orangnya. Gerakan yang gugup akan menarik perhatian kita terutama dapat kita rasakan ketika kita berbicara dengan seseorang yang kita kenal dan orang tersebut melakukan gerakan yang tidak seperti biasanya. Berikut adalah contoh kegelisahan di bagian-bagian tubuh:

  • Gerakan tubuh yang maju-mundur, apakah dalam posisi duduk maupun berdiri.
  • Posisi yang tiba-tiba berubah. Sebagai contoh, lawan bicara kita sedang menyilangkan salah satu kakinya diatas kaki yang lain, dan ketika mulai menjawab pertanyaan kita, dia merubah posisi kakinya. Orang yang berbohong, sekalipun dia seorang profesional, akan merasakan ketidaknyamanan ketika dia berbohong. Tubuh akan selalu menyesuaikan perasaan kita tanpa kita sadari, jadi posisi yang tiba-tiba berubah ini adalah sinyal yang baik yang menunjukkan bahwa seseorang sedang berbohong.
  • Gerakan-gerakan yang tidak disadari dari tangan dan kaki. Sebagai contoh: menggoyangkan kaki, menggoyangkan tangan diatas meja, kedua tangan direkatkan kuat-kuat, kedua paha saling menekan bersama-sama. Jika lawan bicara kita sedang dalam posisi duduk dan kemudian ia merubah arah telapak kaki ke arah yang lain, itu juga merupakan tanda bahwa orang tersebut sedang berbohong.
  • Senyuman yang palsu. Senyuman identik dengan keakraban dan kepercayaan, dan para pembohong seringkali menyalahgunakannya. Jadi bagaimana membedakan senyuman pembohong? Para pembohong biasanya akan tersenyum cukup sering dan tiba-tiba, yang sebetulnya tidak pada tempatnya dia harus tersenyum.
  • Terlalu banyak aksi-aksi ’sok akrab’, seperti: menepuk punggung anda, menyentuh anda ataupun mendekatkan posisinya pada anda. Lawan bicara anda akan merasa kikuk ketika berbohong sehingga mereka akan menyembunyikan kekikukannya dengan melakukan tindakan-tindakan tersebut. Akan sangat sulit memutuskan bahwa seseorang sedang berbohong jika dia melakukan tindakan-tindakan yang bersahabat seperti itu. Ini adalah respon manusia yang alamiah. Tetapi tetap perlu diingat, bahwa jika anda merasa bahwa keakraban dari lawan bicara anda sudah berlebihan, berhati-hatilah.

Sumber lain :
1. Menyentuh wajah
Hal yang paling umum saat seseorang berbohong adalah dengan menyentuh wajah mereka. Terutama dua bagian yaitu mata dan hidung.

Saat seseorang berbicara dengan menggosok-gosok matanya. Percayalah dia ingin menghindari kontak mata dengan anda. Dan 100% yakinlah bahwa dia sedang berbohong. Kecuali jika memang ruangan penuh debu, bisa jadi mata orang itu memang kemasukan debu.

2. Perubahan suara dan Menjawab terlalu berhati-hati
Ciri-ciri pembohong bisa di dengar dari nada bicaranya, jika sedang meninggi, artinya sebuah dusta sedang diceritakan.Selain itu lihat juga suaranya yang tegang dan jeda antar kalimat berlangsung lama. Itu sudah pasti deh pembohong

Hal-hal diatas selain karena tegang mereka juga mengulur-ngulur waktu untuk menyusun jawaban yang rasional. Sehigga selalu menjawab pertanyaan dengan berhati-hati.

3. menggaruk-garuk
Cara paling gampang mendeteksi kebohongan adalah melalui gerakan tangan. Kebanyakan pembohong tidak banyak menggerakkan tangan saat mereka melakukan aksinya. Tapi ada satu yang sering mereka lakukan yaitu menggaruk. Biasanya lima kali saling susul mereka menggaru-garuk tubuhnya.

4. Gerakan kaki
PERHATIKANLAH! saat seseorang yang sedang berdiri, lihatlah saat kaki mereka muali mengetuk ke tanah. Sudah pasti mereka sedang menjadi pembohong

Dan Juga…

Saat Pembohong sedang duduk, Maka kemungkinan besar dia akan mengayun-ayunkan kaki mereka.

5. Senyum Terpaksa.
Andaikata teman anda menyeringai maka itu adalah senyum palsu dan menunjukkan sebuah kebohongan. Karena senyum yang sebenarnya saat sebuah senyum merebak ke seluruh wajah dan mengeriputkan mata.

Biasanya hal-hal diatas digunakan oleh pengetes wawancara kerja apakah pelamar pekerjaan sedang berbohong ataukah sedang jujur. Atau anda dapat menggunakannya untuk membongkar cara menipu paranormal gadungan

sumber: kaskus.us

Renungan Pagi (Orang Kanan Menguasai Masa Depan)

Orang Kanan Menguasai Masa Depan

Tahukah Anda orang yang menggunakan otak kanan lebih banyak menguasai masa depan?

Masing-masing otak memang diketahui memiliki karakter dan fungsi yang berbeda. Kali ini saya tidak membedakan dari sisi fungsi (seperti otak kiri: sistematis, angka, matematis, terstruktur, dst / otak kanan: imajinasi, musik, kreativitas, dan seterusnya).

Saya akan memberikan gambaran efek dari penggunaan otak kiri dan kanan. Mari kita bedakan antara orang yang didominasi otak kiri dan kanan.

Orang Kiri
– Mengendalikan tubuh kanan
– Berpikir secara urutan
– Spesialis di text
– Menganalisa detail
– Termotivasi oleh rasa takut
– Mengambil keputusan lambat
– Ada menjadi tidak ada
– Ingin rumah “atau” mobil
– Sangat canggih melihat masalah
– Efektif mencari alasan
– 1+1=2
– Fokus pada teknis
– Jarak pandang terbatas
– Mengontrol
– Bukan salah saya
– Serius
– Menghindari risiko.

Orang Kanan
– Mengendalikan tubuh kiri
– Berpikir secara simultan
– Spesialisasi di context
– Berpikir besar
– Termotivasi oleh rasa ingin tahu
– Mengambil keputusan cepat
– Tidak ada menjadi ada
– Ingin rumah “dan” mobil
– Canggih melihat solusi
– Efektif melihat kesempatan
– 1+1= terserah saya
– Fokus pada blue print
– Jarak pandang tak terbatas
– Menginspirasi
– Mari kita selesaikan bersama
– Fun
– Mengambil risiko.

Nah, kira-kira ini sebagian kecil perbedaan yang bisa Anda lihat, rasakan dan tanyakan kepada diri Anda tentang efek sifat otak kiri dan kanan terhadap bisnis Anda.

Jika Anda bertanya, mengapa saya tidak bisa berpikir besar? Kemungkinan besar karena otak kiri Anda terlalu terlatih. Dan apa yang terjadi jika ada orang yang sulit menganalisa detail? Karena terutama otak kanan mereka terlalu aktif!

Sumber http://www.facebook.com