Istana Nabi Sulaiman di Dunia

Dikatakan kepadanya : ” Masuklah ke dalam istana. Maka tatkala dia melihat lantai istana itu, dikiranya kolam air yang besar, dan disingkapkannya kedua betisnya”. Berkatalah Sulaiman : ” Sesungguhnya ia adalah istana licin terbuat dari kaca” Berkatalah Balqis :”Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah berbuat zalim terhadap diriku dan aku berserah diri bersama Sulaiman kepada Allah, Tuhan semesta alam”.”(QS An Naml 44)

Catatan sejarah mengungkapkan pertemuan antara Sulaiman dengan Ratu Saba berdasarkan penelitian yang dilakukan negeri tua Saba di Yaman Selatan. Penelitian yang dilakukan terhadap reruntuhan mengungkapkan bahwa seorang “ratu” yang pernah berada di kawasan ini hidup antara 1000 s/d 950 SM dan melakukanperjalanan ke Utara ( ke Jerusalem).

Keterangan lebih terperinci tentang apa yang terjadi diantara dua orang penguasa, kekuatan ekonomi dan politik dari dua negara ini, pemerintahan mereka dan hal lain yang lebih terperinci semuanya diterangkan dalam Surat An Naml. Kisah yang meliputi sebagian besar surat An Naml, memulai keterangannya tentang ratu Saba berdasarkan berita yang dibawa oleh seekor burung Hud, salah satu tentara nabi Sulaiman kepadanya :

Maka tidak lama kemudian (datanglah hud-hud), lalu ia berkata;”Aku telah mengetahui sesuatu yang kamu belum mengetahinya; dan kubawa kepadamu dari negeri Saba suatu berita penting yang diyakini.

Sesungguhnya aku menjumpai seorang wanita yang memerintah mereka, dan dia dianugerahi segala sesuatu serta mempunyai singgasana yang besar.

Aku mendapati dia dan kaumnya menyembah matahari, selain Allah; dan syaitan telah menjadikan mereka memandang indah perbuatan-perbuatan mereka, lalu menghalangi mereka dari jalan (Allah), sehingga mereka tidak mendapat petunjuk, agar mereka tidak menyembah Allah Yang mengeluarkan apa yang terpendam di langit dan di bumi dan Yang mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu nyatakan.

Allah, tiada Tuhan Yang Disembah kecuali Dia, Tuhan Yang mempunyai Ársy yang besar”. Berkata Sulaiman :”Akan kami lihat, apa kamu benar ataukah kamu termasuk orang-orang yang berdusta.” ( QS An Naml 22-27).

Setelah menerima berita dari burung hud ini, Sulaimanpun memberikan perintah sebagai berikut :

Pergilah dengan (membawa) suratku ini, lalu jatuhkanlah kepada mereka kemudian berpalinglah dari mereka, lalu perhatikanlah apa yang mereka bicarakan”.(QS. An Naml: 28).
Setelah ini, al-Qur’an mengemukakan kejadian yang berkembang setelah Ratu Saba menerima surat tersebut:

Berkata ia (Balqis) : “Hai pembesar-pembesar, sesunguhnya telah dijatuhkan kepadaku sebuah surat yang mulia. Sesungguhnya surat ini dari Sulaiman dan sesungguhnya (isinya): “Dengan menyebut Nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Bahwa janganlah kamu sekalian berlaku sombong terhadapku dan datanglah kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri”.

Berkata dia (Balqis) ; “Hai para pembesar berilah aku pertimbangan dalam urusanku (ini) aku tidak pernah memutuskan sesuatu persoalan sebelum kamu berada dalam majelis(ku)”.
Mereka menjawab: “Kita adalah orang-orang yang memiliki kekuatan dan (juga) memiliki keberanian yang sangat (dalam peperangan), dan keputusan berada di tanganmu; maka pertimbangkanlah apa yang akan kamu perintahkan”.

Dia berkata: “Sesungguhnya raja-raja apabila memasuki suatu negeri, niscaya mereka membinasakannya, dan menjadikan penduduknya yang mulia jadi hina; dan dan demikian pulalah apa yang akan mereka perbuat. Dan sesungguhnya aku akan mengirimkan utusan kepada mereka dengan (membawa) hadiah dan (aku akan) menunggu apa yang dibawa kembali oleh utusan-utusanku itu.

Maka tatkala utusan itu sampai kepada Sulaiman, Sulaimanpun berkata: Äpakah (patut) kamu menolong aku dengan harta? Maka apa yang diberikan oleh Allah kepadaku lebih baik daripada apa yang diberikan-Nya kepadamu; tetapi kamu merasa bangga dengan hadiahmu.
Kembalilah mereka sungguh Kami akan mendatangi mereka dengan bala tentara yang mereka tidak kuasa melawannya, dan pasti kami akan mengusir mereka dari negeri itu (Saba) dengan terhina dan mereka menjadi (tawanan-tawanan) yang hina dina”.

Berkata Sulaiman: “Hai pembesar-pembesar siapakah diantara kamu sekalian yang sanggp membawa singgasananya kepadaku sebagai orang-orang yang berserah diri”. Berkata Ifrit (yang cerdik) dari golongan jin:”Aku akan datang kepadamu dengan membawa singgasana itu kepadamu sebelum kamu berdiri dari tempat dudukmu; sesungguhnya aku benar-benar kuat untuk membawanya lagi dapat dipercaya”.

Berkatalah seorang yang mempunyai ilmu dari Al Kitab:”Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip”. Maka tatkala Sulaiman melihat singgasana tersebut terletak dihadapannya, iapun berkata :Ïni termasuk karunia Tuhanku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari (akan ni’mat-Nya). Dan barangsiapa yang bersyukur sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan barangsiapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia”.

Dia berkata: “Robahlah baginya singgasananya; maka kia akan melihat apakah dia mengenal ataukah dia termasuk orang-orang yang tidak mengenali(nya)”.

Dan ketika Balqis datang, ditanyakanlah kepadanya: “Serupa inikah singgasanamu?”. Dia menjawab: “Seakan-akan singgasana ini singgasanaku, kami telah diberi pengetahuan sebelumnya dan kami adalah orang-orang yang berserah diri”.

Dan apa yang disembahnya selama ini selain Allah, mencegahnya ( untuk melahirkan ke-Islamannya), karena sesungguhnya ia dahulunya termasuk orang-orang yang kafir. Dikatakanlah kepadanya: “Masuklah ke dalam istana”. Maka tatkala dia melihat lantai istana itu, dikiranya kolam air yang besar dan disingkapkannya kedua betisnya”. Berkatalah Sulaiman: “Sesungguhnya ia adalah istana licin terbuat dai kaca”. Berkatalah Balqis: ¼a, Tuhanku, sesungguhnya aku telah berbuat zalim terhadap diriku dan aku berserah diri bersama Sulaiman kepada Allah, Tuhan semesta alam”. (QS An Naml 29-44).

Sebuah peta yang menunjukkan dua buah jalur perjalanan ratu Saba.

Istana Sulaiman

Dalam surat dan ayat yang menerangkan tentang ratu Saba, Nabi Sulaiman juga disebutkan. Dalam Al Qurán diceritakan bahwa Sulaiman mempunyai kerajaan serta istana yang mengagumkan dan banyak perincian lain yang diberikan.

Berdasarkan ini, Sulaiman dapatlah dikatakan memiliki teknologi yang maju dimasanya. Di istananya terdapat berbagai karya seni dan benda-benda berharga, yang mengesankan bagi semua yang menyaksikanya. Pintu gerbang istana terbuat dari gelas. Penyebutan Al Qurán dan akibatnya terhadap ratu Saba disebutkan dalam ayat berikut :
.
Dikatakanlah kepadanya: “Masuklah ke dalam istana”. Maka tatkala dia melihat lantai istana itu, dikiranya kolam air yang besar dan disingkapkannya kedua betisnya”. Berkatalah Sulaiman: “Sesungguhnya ia adalah istana licin terbuat dai kaca”. Berkatalah Balqis: ¼a, Tuhanku, sesungguhnya aku telah berbuat zalim terhadap diriku dan aku berserah diri bersama Sulaiman kepada Allah, Tuhan semesta alam”.(QS An Naml 44).

Setelah kuil Sulaiman dihancurkan, satu-satunya dinding/tembol kuil yang tersisa diubah menjadi “Tembok ratapan”oleh Yahudi. Setelah penaklukan Jerusalem di abad 7, kaum Muslim membangun Masjid Umat dan Kubah Batu dimana kuil tersebut dahulunya berada. Dalam gambar disebelah kanan tampak Kubah Batu.

Istana Nabi Sulaiman disebut dengan “Solomon Temple/Kuil Sulaiman” dalam literatur bangsa Yahudi. Saät ini, hanya “Tembok sebelah Barat” yang tersisa dari bangunan kuil atau istana yang masih berdiri, dan pada saat yang bersamaan tempat ini dinamakan “Tembok Ratapan/Wailing Wall”oleh orang Yahudi. Alasan mengapa istana ini, sebagaimana banyak tempat lain yang berada di Jerusalem kemudian dihancurkan adalah dikarenakan tindakan jahat serta kesombongan dari bangsa Yahudi. Hal ini diberitahukan oleh Al Qurán sebagai berikut :

Dan telah Kami tetapkan terhadap Bani Israil dalam kitab itu: “Sesungguhnya kamu akan membuat kerusakan di muka bumi ini dua kali dan pasti kamu akan menyombongkan diri dengan kesombongan yang besar”. Maka apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) pertama dari kedua (kejahatan) itu, Kami datangkan kepadamu hamba-hamba Kami yang mempunyai kekuatan yang besar, lalu mereka merajalela di kampung-kampung, dan itulah ketetapan yang pasti terlaksana.

Kemudian Kami berikan kepadamu giliran untuk mengalahkan mereka kembali dan Kami membantumu dengan harta kekayaan dan anak-anak dan Kami jadikan kamu kelompok yang lebih besar. Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu sendiri, dan apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang kedua, (Kami datangkan orang-orang lain) untuk menyuramkan muka-muka kamu dan mereka masuk ke dalam masjid, sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada kali pertama dan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa saja yang mereka kuasai.(QS al Isra 4-7).

Kuil Sulaiman memiliki teknologi yang paling maju saat itu dan pemahaman estetika yang unggul. Pada gambar di atas ditunjukkan pusat kota Jerusalem selama masa pemerintahan Nabi Sulaiman.
1) Pintu Barat daya
2) Istana Ratu
3) Istana Sulaiman
4) Pintu gerbang dengan 32 pilar
5) Gedung pengadilan
6) Hutan Libanon
7) Kediaman pendeta tingkat tinggi
8) Pintu masuk ke kuil
9) Alun-alun kuil
10) Kuil Sulaiman

Seluruh kaum yang disebutkan dalam bab-bab terdahulu patut mendapatkan hukuman karena pemberontakan mereka dan ketidak bersyukuran mereka atas karunia Allah, dan makanya merekapun ditimpa bencana. Setelah berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain tanpa negara dan wilayah, dan akhirnya menemukan sebah rumah di tanah suci pada masa Sulaiman, bangsa Yahudi sekali lagi dihancurkan karena perilaku mereka yang diluar batas, dan karena tindakan mereka yang merusak dan membangkang. Yahudi modern yang telah menetap di daerah yang sama dengan daerah dimasa lalu, kembali menyebabkan kerusakan dan “berbesar hati dengan kesombongan yang luar biasa” sebagaimana mereka lakukan sebelum peringatan yang pertama.

Sumber: http://feedproxy.google.com/~r/Strov/~3/NTNw9aBra-M/istana-nabi-sulaiman.html

8 Kebohongan Reality Show Indonesia yang Panas di Dunia

SALAH satu tayangan sampah di televisi adalah reality show atau yang sekarang disebut reality drama. Demi mengeruk iklan alias keuntungan, stasiun TV berlomba-lomba meraih penonton dengan tayangan kamuflasif alias penuh tipuan, rekayasa, yang oleh bagi sebagian orang yang jeli adalah penipuan publik. Namun benarkan bisa dikatakan demikian?
1. Sadar Kamera.
Pemainnya yang digambarkan sebagai orang-orang sipil yang kagak sadar direkam itu ternyata sadar kamera. Maksud saya, lihat bagaimana posisi mereka saat kamera dengan diam-diam merekam. Sangat ketahuan betul kalau mereka hanya cast yang diatur agar menjaga ‘titik pandang’ kamera. Semata agar terlihat nyaman dip roses editing dan selanjutnya, menjadi sebuah produk tayangan.
2. Produktif.
Mungkin agak aneh dengan program sejenis yang bisa tayang sampai seminggu tiga kali. Logikanya, untuk menyelidiki seseorang memang perlu waktu lebih dari satu minggu. Begitupun seperti yang digambarkan dalam tayangan itu. Terlihat dengan scene: hari ke satu.. hari ke delapan. Apakah mustahil dengan format tayangan seminggu tiga kali? Sebab konon syuting aslinya dilakukan hanya seharian penuh.
3. Format Bodoh.
Dalam tayangan pagi di Global TV, pembuatnya merasa format ini akan lebih meyakinkan untuk dipercayai masyarakat. Formatnya adalah: satu, bagian pengakuan dari klien asli. Misalnya dia mengeluh karena suaminya ML sama pembokatnya sendiri. Di lain scene, ada juga pengakuan sang suami lengkap dengan pembokapnya. Langkah dua: adegan peragaan yang diibaratkan dimainkan oleh model. Jadi bukan cast di langkah pertama yang memeragakan, melainkan cast yang lainnya. Hal ini agar format lebih dipercayai penonton. Langkah terakhir, host-nya mulai terjun ke lapangan untuk menuntaskan masalah tersebut. Haha! Kucing saya hamper mampus saking banyak ketawa. Coba kamu pikir, orang bodoh macam mana yang mampu mengurai aib-nya sendiri dengan bersedia diwawancara. Misalnya Ariel bersedia diwawancara sementara ia dipihak ‘pendosa’ yang melakukan zina sekaligus merekam video porno. Nah, lho. Saya nggak tahu tayangan itu masih ada apa kagak. Sudah dua bulan saya puasa nonton TV.
6. Klimaks.
Karena rekayasa, otomatis episode ini penuh dengan klimaks-klimaks ala sinetron Indonesia. Misalnya si A adalah lelaki yang nggak peduli sama keluarga. Belakangan pas diselidiki dia ternyata HOMO yang jual diri. Pas diselidikin terus lewat mobil di belakang, diketahuilah si A masuk mobil tertentu lalu selama dalam perjalanan, si A kemudian dikeluarkan dari mobil dalam keadaan telanjang dada. Dramatis amat, woy! Si A pun dibawa ke mobil pendetektif kemudian bertobat. Dia ngaku kalau dia habis dirampok. Waw, padahal bodi si A gede tuh. Apa mungkin si penodong di mobil pakai senjata api? Siapa tahu? Tapi lebih banyak, proses tobat dalam tayangan sejenis berlangsung cepat dan tiba-tiba. Misalkan si B anak lelaki yang di-skrip-kan suka maki-maki orang tua. Nggak lama dia akhirnya tobat dan sujud sama ibunya. Berkopiah dan berkokolah ia. Ahhaha!
7. Sound.
Klien yang pura-pura nyelidikin dan nanya-nanya sumber (sementara kamera diletakkan sembunyi-sembunyi) menempelkan microphone di bajunya. Namun entah kenapa sang sumber menjawab dengan sangat jelas. Padahal logikanya, sang sumber terdengar samar dan sang klien terdengar jelas. Tanya kenapa?
8. Akting maksa.
Kita pun tahu mana ekspresi yang asli dan mana ekspresi yang lebay.
Saran:
– Bedah Rumah dan Minta Tolong adalah program reality show yang baik. Contohlah dua program ini.
– Reality show yang pernah dikecam adalah Curhat (Anjasmara) di TPI. Penuh dengan kata-kata kotor yang disensor. Salah satu cast-nya juga main di Take Him Out.
– Hindarkan tayangan tentang mistik. Para jin kafir dan iblis akan senang kalau keberadaannya dibahas. Membuat manusia ‘semakin percaya’ pada ‘keagungan’ dunia jin dan lumayan membuat parno. Bikin tayangan realigi realitas semisal yang homo-homoan tadi. Awalnya homo, ngucing, terus tobat. Awalnya ngeganja, damprat ortu, terus tobat. Begitulah.
– Jangan membahas masalah permasalahan seksual, apalagi di tayangkan di jam anak-anak sekolah (pagi). Meski khusus buat ibu-ibu, tapi anak-anak yang sekolah siang bisa nyimak dulu tayangan Bukan Sinetrond di Global Tv itu.
– Tayangan di luar negeri juga rekayasa. Namun mereka mampu mengemasnya dengan sangat asli. Survivor misalnya, tayangan ketika banyak orang dibiarin hidup di pulau tertentu dan yang bertahan di sana adalah yang menang. Logikanya, mana mungkin orang-orang dibiarin kelaparan sementara kru/kameramen enak-enakan makan.

sumber http://wisbenbae.blogspot.com/2010/09/inilah-kebohongan-reality-show.html

25 Kedutan Pada & Artinya

Kedutan sendiri adalah gerak reflek pada syaraf dibagian tertentu ditubuh kita, yang bisa kita rasakan tanpa bisa kita kendalikan.
https://i0.wp.com/gogirlmagz.com/beta/uploads/images/Eyes_slide_show%20copy.jpg

Kalau anda ingin tahu apa arti kedutan itu silahkan simak tulisan dibawah ini :

1. Kedutan di ubun-ubun kepala : Akan mendapatkan kebahagiaan.
2. Kedutan pada bagian kepala sebelan kanan : Akan sakit.
3. Kedutan pada bagian kepala sebelah kiri : Akan mendapatkan kemuliaan.
4. Kedutan pada seluruh kepala : Akan melihat yang aneh-aneh atau ajal sudah dekat.
5. Kedutan pada dahi : Akan mendapat harta atau ilmu pengetahuan.
6. Kedutan pada tengkuk : Akan dicintai orang kaya.
7. Kedutan pada alis mata kanan : Akan berbahagia, tetapi terlebih dahulu mendapat kesusahan.
8. Kedutan pada kelopak mata kanan atas : Akan mendapat keuntungan.
9. Kedutan pada alis mata kiri : Akan bertemu dengan seseorang.
10. Keduatan pada kelopak mata kiri atas : Akan bertemu dengan kekasih/calon kekasih.
11. Kedutan pada kelopak mata kanan bawah : Akan bersedih.
12. Kedutan pada kelopak mata kiri bawah : Akan bersedih hati juga.
13. Keduatan pada ekor mata kanan sebelah atas : Akan sembuh dari sakit.
14. Kedutan pada ekor mata kiri sebelah atas : Akan bertemu keluarga jauh.
15. Kedutan pada ekor mata sebelah kanan bawah : Akan bertemu orang jauh.
16. Kedutan pada ekor mata sebelah kiri bawah : Akan sakit.
17. Kedutan pada biji mata kanan : Akan bersedih hati.
18. Kedutan pada biji mata kiri : Akan bersuka cita.
19. Kedutan pada sekujur hidung : Akan mencium kekasih.
20. Kedutan pada hidung sebelah kanan : Akan lepas dari penyakit.
21. Kedutan pada hidung sebelah kiri : Akan tercapai cita-cita.
22. Kedutan pada pelipis sebelah kanan : Akan mendapatkan kesukaran, kematian dan sebagainya.
23. Kedutan pada pelipis sebelah kiri : Akan mendapatkan ketenangan hati.
24. Kedutan pada telinga sebelah kanan : Akan mendapatkan khabar yang menyenangkan hati.
25. Kedutan pada telinga sebelah kiri : Akan kedatangan keluarga jauh.

10 Tembok yang Bersejarah di Dunia

10. Tembok Berlin – Jerman

Tembok ini berdiri kokoh di kota Berlin selama 28 tahun, sebagai pengingat akan kejadian mengerikan selama Perang Dingin. Tembok ini seakan adalah bentuk nyata dari “Tirai Besi”. Tembok ini berdiri mulai tahun 1921 sampai dengan 1989 yang berakhir dengan dihancurkannya tembok ini sebagai tindakan nyata dari berakhirnya Perang Dingin. November 2009 ini adalah perayaan 20 tahun berakhirnya kekuasaan “teguh” tembok pemisah ini.

9. Tembok Kremlin – Moskwa

Tembok dari bata merah yang satu ini malah sudah berdiri selama 700 tahun. Panjang tembok ini mencapai 1,4 mil dan mengelilingi Lapangan Merah. Ada empat gerbang dari zaman abad pertengahan yang masih berdiri kokoh dengan 20 menara di sepanjang tembok ini. Di dalam tembok ini terdapat mausoleum tempat bersemayam jenazah para pemimpin tertinggi Rusia seperti Stalin dan Brezhnev.

8. Tembok Barat – Yerusalem

Tembok yang dikenal juga dengan nama Tembok Ratapan ini, memiliki berbagai sejarah unik. Tembok yang dikenal sebagai al-Buraq ini adalah tempat dimana Nabi Muhammad memelihara kuda-kuda miliknya. Sementara umat Yahudi menganggap bahwa tembok ini adalah tembok untuk meratapi kehancuran Sinagog Yahudi.

7. Tzompantli – Meksiko

Di reruntuhan Chichen Itza, Anda akan menemukan tembok Tzompantli, atau Tembok Tengkorak. Sejarah tembok ini memang menyeramkan, di zaman suku Maya berkuasa, tengkorak korban ritual diletakkan di dalam tembok ini. Tembok ini sendiri dihiasi dengan relief-relief tengkorak dan juga berbagai gambar mengenai ritual yang ada pada masa tersebut.

6. Tembok Hadrian – Inggris

Tembok ini dibangun di abad ke dua karena kaisar Romawi pada saat itu, Hadrian, sudah bosan berperang. Tembok yang dibangun membentang dari Laut Utara sampai ke Laut Irlandia dan pada saat itu, tembok tersebut merupakan batas dari kekaisaran Romawi.

5. Medinet Habu – Mesir

Tembok yang dikenal sebagai Medinet Habu ini adalah tembok terakhir yang berdiri dari Kuil Persemayaman Ramsses III. Tembok ini dibangun pada abad 12 SM. Tinggi tembok ini mencapai 60 kaki (hampir 18 meter) dan dipenuhi dengan 75.000 kaki persegi hiasan dan relief sejarah

4. Tembok Besar- China

Pembangunan tembok ini dimulai pada tahun 221 SM dan terus berkembang sampai 17 Abad. Tembok yang baru ditemukan “patahan” yang selama ini tersembunyi ini akhirnya memiliki panjang 4.000 mil. Sebagian besar tembok ini pernah digunakan oleh para atlet balap sepeda selama Olimpiade Musim panas 2008.

3. Santa Maria delle Grazie – Italia

Mungkin Anda tidak pernah mendengar namanya. Tapi Anda pasti tahu mengenai lukisan “Makan Malam Terakhir” karya Leonardo Da Vinci. Lukisan dinding (mural) buatan Leonardo ini dibuat di tembok ini. Lukisan “Makan Malam Terakhir” ini diselesaikan pada 1498. Walaupun sebagian besar tembok biara ini hancur pada 1943, tapi tembok yang satu ini sama sekali tidak tersentuh!

2. Monster Hijau – Boston


Para pecinta olahraga tidak akan melupakan tembok setinggi 37 kaki (10 meter) yang dinamakan Green Monster di Fenway Park, Boston. Tembok yang pernah hancur pada 1934 karena kebakaran, kembali dibangun dan terus diperbaharui. Tembok ini sekarang dibangun dengan dilapisi plastik keras dengan dihiasi papan angka model kuno, sebagai kenangan atas masa lalu,

1. Tembok Memorial Veteran Vietnam, Washington, AS

Tembok yang satu ini memang bukan tembok tertua, tapi setidaknya tembok ini selalu dikunjungi banyak orang tiap tahun. Tembok ini selesai dibangun pada 1982 dan ditorehkan lebih dari 58.000 tentara Amerika yang gugur atau hilang selama operasi di Vietnam pada 1959 sampai 1975. Beberapa tembok menyenangkan, beberapa yang lain mempesona, bahkan membuat kita bertanya-tanya, tapi setidaknya, apapun yang Anda rasakan ketika mengunjungi tembok ini, setidaknya kunjungan itu tidak akan terlupakan begitu saja.

Sumber : kaskus.us