BlankOn 6.0 Siap Jadi Linux Mandiri Indonesia


Logo BlankOn

Jakarta – BlankOn 6.0, disebut juga Ombilin, adalah versi terbaru dari distro Linux buatan Indonesia. Mulai versi ini, diharapkan BlankOn bisa jadi distro yang mandiri tanpa tergantung distro Linux lain di dunia.

BlankOn versi 6.0 dirilis oleh Yayasan Penggerak Linux Indonesia dan Tim Pengembang BlankOn pada Senin (5/7/2010). Seperti dikutip detikINET dari keterangan resminya, BlankOn 6.0 Ombilin ini disebut menggunakan kernel 2.6.32 dengan GNOME 2.30.2.

Dari sisi aplikasinya, Ombilin disebut sudah memiliki software hiburan lengkap dengan Codec multimedia, aplikasi pengakses web dan pesan instan, fitur perkantoran serta grafis.

Menurut Rahman Yusri Aftian, pemimpin proyek untuk BlankOn 6.0, versi ini akan menjadi awal dari kemampuan BlankOn untuk tidak lagi tergantung pada distro Linux lainnya. “Di Ombilin inilah BlankOn mempunyai repo mandiri tanpa tergantung pada repo distribusi linux lain sehingga pengguna dapat dimanjakan dengan repo tersebut baik daring atau luring yang berbentuk DVD,” ujarnya.

Ombilin menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa utama. Selain itu, Ombilin pun mendukung aksara lokal Nusantara seperti aksara Bali, Sunda, Lontara’ dan Batak Toba.

http://www.detikinet.com/read/2010/07/05/163556/1393340/317/blankon-60-siap-jadi-linux-mandiri-indonesia/?i991101105

Review Product WD VelociRaptor 6OOGB, Kapasitas Besar Performa Sangar

Jakarta – Jajaran Western Digital (WD) VelociRaptor, memang bisa dikatakan sebagai hardisk tercepat di kelasnya. Namun sayang, beberapa pengguna masih mengeluhkan kapasitasnya yang tergolong kecil jika dibandingkan dengan hardisk lainnya.

Bagus hal tersebut mulai berangsur terobati dengan hadirnya WD VelociRaptor 6OOGB. Hardisk berkapasitas 600 GigaByte ini, masih mewariskan kesaktian dari seri terdahulunya.

Rahasia di Balik Performa Sangar

Sejak diluncurkan pada tahun 2003 silam, jajaran Western Digital Raptor memang sudah memiliki performa yang paling tinggi di kelas hardisk. Begitu pun pada setiap seri berikutnya yang berturut-turut dirilis hingga seri terkini, WD VelociRaptor 6OOGB.

Rahasia di balik performanya yang tinggi tersebut tak lain adalah jumlah Buffer Memory yang terbilang sangat besar, yakni 32 MB. Selain itu WD VelociRaptor 6OOGB juga memiliki kecepatan rotasi 10,000 RPM.

Hal tersebut juga makin ditunjang dengan interface SATA yang mampu menyemburkan data hingga 6Gb/s, pantas saja membuat produk ini menjadi yang tercepat di kelasnya.

Selain memiliki kecepatan baca tulis yang tinggi, produk ini juga hadir dengan sistem pendingin yang sekaligus menjadi ‘rumah’ untuk WD VelociRaptor 6OOGB. Jadi, meski digunakan seharian nonstop dalam keadaan casing tertutup, pendingin berbentuk sirip-sirip tersebut mampu menekan panas yang ditimbulkan.

Penantang Penyimpanan SSD

Jika dibandingkan dengan media penyimpanan berbasis Solid State Drive (SSD), layakkah WD VelociRaptor 6OOGB dijuluki sebagai penantang SSD?

Media penyimpanan berbasis SSD, memang memiliki beberapa keunggulan dari Hardisk. Mulai dari performa yang lebih tinggi, konsumsi listrik yang lebih rendah, hingga daya tahan terhadap goncangan yang hingga kini belum bisa dimiliki oleh penyimpanan berbasis platter.

Nah, bagaimana performa WD VelociRaptor 6OOGB jika dibandingkan dengan SSD? Beberapa waktu lalu, detikINET berkesempatan menjajal kemampuan SSD dari Western Digital, SiliconEdge Blue 256GB.

Jika ditilik dari beberapa tes yang dilakukan,  WD VelociRaptor mampu melibas kemampuan membaca yang ditawarkan oleh WD SSD SiliconEdge Blue. Hal ini dibuktikan pada aplikasi HD Tune yang mencatat kecepatan rata-rata 107,9 MB untuk SSD, dan 123,6 untuk VelociRaptor.

Jika dilihat dari spesifikasi dan performa yang ditawarkan, hardisk ini bisa dijadikan alternatif pengganti SSD yang dibanderol lebih mahal. Untuk menebus WD VelociRaptor 6OOGB, pengguna harus merogoh kocok sedikitnya USD 329. Harga yang cukup mahal untuk sebuah harddisk, namun jauh lebih murah jika dibandingkan dengan SSD yang menyentuh angka USD 900.

Kelebihan:
+ Performa tinggi
+ Tidak mengeluarkan panas berlebih

Kelemahan:
– Paling mahal di kelas Harddisk

Hasil Benchmark:

HD Tune
Read:
Minimum: 92,9 MB/sec
Maximun: 147,2 MB/sec
Average: 125,3 MB/sec

Write:
Minimum: 91,2 MB/sec
Maximun: 146,1 MB/sec
Average: 123,6 MB/sec

HD Tach
Quick Bech: 240,4 MB/sec
Long Bech: 240,9 MB/sec

Dalam mereview produk ini, detikINET menggunakan sistem berbasis: Prosesor Intel Core i7 965, Intel DX580SO, MSI GTX 275, Corsair HX1000W, Corsair Dominator 6GB kit, ASUS VH226 dan sistem operasi Windows 7

sumber:

http://www.detikinet.com/read/2010/07/05/143211/1393165/406/wd-velociraptor-6oogb-kapasitas-besar-performa-sangar/?i991101105

Jutaan Manusia ML Setiap Hari

Sudah menjadi hukum alam, bahwa setiap manusia yang hidup pasti ingin bahagia tanpa kekurangan apapun baik dari sisi materiil maupun non-materiil . Salah satu kunci utama untuk meraih kebahagiaan hidup adalah dengan rajin melakukan ML alias Making Life alias membuat kehidupan atau lebih lazim disebut bekerja.
Di kota besar seperti Jakarta, setiap pagi Kita menyaksikan jutaan manusia (termasuk penulis) keluar dari rumah-rumah untuk melakukan ML ini. Berbagai macam posisi pun dilakoni demi untuk ML ini, mulai dari Supir angkutan, penyapu jalanan sampai para direktur-direktur perusahaan. Mereka mulai untuk ML ini sepagi mungkin dan baru akan klimaks alias kembali ke rumah selarut mungkin.
Motivasi setiap insan pun berbeda-beda ketika melakukan ML ini, ada yang bermimpi menjadi kaya-raya sehingga bisa membeli apapun yang dia inginkan atau adapula yang melakukan ML karena malu kepada mertua dan ada juga yang bermotivasi meraih mati syahid ketika ML ini…loh? Ya, jangan heran dengan ML seseorang bisa meraih mati syahid.
Dalam suatu kisah diceritakan ada seseorang yang berjalan melalui tempat Nabi Muhammad. Orang tersebut sedang bekerja dengan giat dan tangkas. Para sahabat kemudian bertanya “Wahai Rasulullah, andaikata bekerja semacam orang itu dapat digolongkan jihad fi sabilillah, maka alangkah baiknya.” Mendengar itu Nabi pun menjawab, “Kalau ia bekerja untuk menghidupi anak-anaknya yang masih kecil, itu adalah fi sabilillah; kalau ia bekerja untuk menghidupi kedua orangtuanya yang sudah lanjut usia, itu adalah fi sabilillah; kalau ia bekerja untuk kepentingan dirinya sendiri agar tidak meminta-minta, itu juga fi sabilillah.” (HR. Ath-Thabrani). Jika bekerja dengan giat atau ML dapat dikategorikan sebagai jihad fi sabilillah maka ketika si pelaku ini menemui ajalnya dalam keadaan bekerja keras (ML) maka balasannya adalah mati syahid.
Kata kunci nya ada pada niat atau motivasi kita ketika bekerja atau ML ini. Ketika Kita bermotivasi ML untuk menghidupi anak-anak, orangtua atau bahkan diri Kita sendiri maka Kita telah dimasukkan ke dalam golongan orang-orang yang berjuang di jalan ALLAH
sumber http://reallife65.blogspot.com/2010/07/jutaan-manusia-keluar-ml-tiap-hari-di.html

Karya Unik Pasir

1. Seekor Naga

Naga sudah sering ditemukan dalam mitologi dan cerita rakyat dalam budaya di seluruh dunia. Kekuatan menakutkan mereka dikombinasikan dengan keanggunan yang tidak terbantahkan (dan tentu saja dengan ukuran besar), menjadikan mereka suatu subjek imajinasi.

Pematung ingin mengambil keuntungan dari rasa hormat dan kagum manusia terhadap binatang mitologis ini dengan menciptakan gambaran yang sangat rumit di sisi bukit pasir dan gambaran yang keluar langsung dari bumi.

2. Sebuah Kota

Dengan cukup banyak orang yang bekerja dalam proyek ini, pematung pasir dapat membuat suatu mahakarya yang memakan separuh pasir di pantai. Kreasi raksasa ini dibuat untuk membuat setiap pejalan kaki terkesan, karena tidak setiap hari anda bisa melihat sesuatu yang terbuat dari pasir.

3. Fosil dan Harta Karun

Pantai ini adalah tempat untuk bermain-main dengan ombak dan tempat bersantai selagi liburan, bedanya pantai ini menambahkan efek menyeramkannya dengan penambahan patung tulang rangka yang disentuh dengan sentuhan artistik.
Orang yang suka menyisir pantai dengan metal detector, biasanya mencari harta yang hilang, sehingga ini menjadi hal yang menarik untuk berimajinasi dengan kerangka tulang dinosaurus, dan bajak laut yang mengubur sisa-sisa harta rampasannya.

4. Para Ilmuwan

Para Ilmuwan juga senang untuk berjemur dibawah terik matahari pantai. Tak terkecuali Ilmuwan “Besar” ini yang terbuat dari pasir. Mulai dari Darwin Sampai Michaelangelo, ilmuwan dan subyek penelitian adalah salah satu hal yang paling populer dalam kompetisi patung yang berbahan pasir.
Meskipun patung dari ilmuwan yang sudah lama mati ini tidak sepopuler dengan patung naga, mereka punya nilai tersendiri bagi penggemar mereka.

5. Kegiatan Sehari-hari

Siapa yang mengatakan hal-hal yang biasa itu membosankan? Kegiatan sehari-hari seperti bermalas-malasan di tempat tidur atau di sofa jauh lebih menarik ketika mereka terpahat di pantai yang indah.
Adegan komik seperti kunjungan ke dokter gigi yang menyakitkan, atau pekerja konstruksi yang teledor, bisa membuat segala sesuatu yang paling umum menjadi lebih menghibur.

6. Ukiran Wajah

Bentuk manusia mungkin menjadi subjek yang paling lumrah untuk segala jenis seni, dan sama halnya dalam ukiran patung dari pasir. Mengamati ukiran wajah yang besar adalah suatu hal yang luar biasa, apalagi dengan sentuhan detail yang diukir kedalam ukiran patung ini menjadikkan sesuatu yang luar biasa. Detail seperti kerutan pada wajah menambah keindahan dari patung pasir tersebut.

7. Tokoh Fiksi

Karakter-karakter fiksi yang biasanya muncul dalam film juga biasanya sering memeriahkan sebuah kompetisi seni pasir, termasuk karakter dalam film animasi Disney dan juga karakter dalam film jadul seperti ulliver’s Travels dan Star Wars. Orang-orang juga pasti akan senang melihat tokoh favorite mereka dalam film dibentuk dari pasir pada liburan mereka yang akan datang.
Berimajinasi tentang kastil atau pemandangan indah dari alam mimpi adalah hal yang umum, sebagaimana potret artis seperti Michael Jackson. Kamu dapat melihat mural besar Gollum “Lord of the Rings”, serta kelompok biksu yang tampak sangat kerdil.

Sepertinya masuk akal apabila pemandangan laut menjadi sebuah subyek yang sangat populer dalam setiap pemandangan pantai, dan kehidupan laun juga sering digambarkan oleh para seniman pasir ini dengan detail yang sangat mencengangkan. Terumbu karang datang berduyun duyun untuk hidup di pasir dan juga tidak ketinggalan makhluk-makhluk mistis seperti Putri Duyung.

Sumber: http://www.sayakasihtahu.com/2010/06/karya-dari-pasir-yang-menakjubkan.html

Operator Turunkan Tarif BlackBerry

Jakarta – Sejumlah operator seluler di Indonesia mulai menurunkan tarif langganan untuk akses layanan BlackBerry miliknya. Apakah ini imbas dari persaingan ketat untuk mengakuisisi pelanggan baru, atau karena pasar BlackBerry mulai jenuh?

Baru-baru ini, Axis dari Natrindo Telepon Seluler menurunkan tarif BlackBerry Unlimited miliknya dari tarif Rp 120 ribu per bulan menjadi Rp 79 ribu. Head of Corporate Communication Axis, Anita Avianty, memastikan penurunan tarif yang mencapai 33,3% itu bukan sekadar tarif promosi.

“Ini tarif tetap. Semua pelanggan existing maupun baru bisa menikmati layanan dengan tarif tak tertandingi dari Axis,” paparnya kepada detikINET, Senin (5/7/2010).

Kata Anita, dari total 6 juta pelanggan seluler yang dilayani Axis, saat ini ada 50 ribu pelanggan yang menggunakan akses BlackBerry. Pelanggan Axis dilayani melalui 4500 base transceiver station (BTS) di Pulau Jawa.

Untuk pelanggan yang ada di Sumatera, Axis menyewa jaringan milik XL Axiata. “Juli ini kami juga akan buka layanan di Kalimantan dan Sulawesi,” tambah Anita.

Tren penurunan tarif langganan BlackBerry mulai digencarkan operator sejak Hutchison CP Telecom membanting tarif BlackBerry untuk Tri (3). Lewat iklan yang dibintangi Agnes Monica, salah satu penyanyi papan atas negeri ini, Tri merilis tarif unlimited Rp 88 ribu.

Tak lama kemudian, banyak operator yang akhirnya berlomba-lomba menurunkan tarif BlackBerry-nya. Mulai dari XL kemudian Telkomsel. XL menurunkan tarif langganan bulanannya dari Rp 150 ribu menjadi Rp 99 ribu. Namun itu hanya tarif promosi.

Sementara Telkomsel sudah dua kali menurunkan tarifnya. Dari sebelumnya Rp 180 ribu menjadi Rp 150 ribu, kini BlackBerry Unlimited Telkomsel diturunkan lagi menjadi Rp 70 ribu per bulan untuk tarif bulan kedua, ketiga, dan keempat setelah berlangganan paket Rp 120 ribu di bulan pertama.

Penurunan tarif BlackBerry operator sempat dikritisi pengamat telematika Ventura Elisawati karena dikhawatirkan bisa berimbas pada penurunan kualitas layanan. “Tarif murah memang cara jitu untuk menjaring pelanggan baru. Setelah pelanggannya bertambah banyak, layanan bisa diduga menjadi lelet. Maklum, BlackBerry cukup rakus mengonsumsi bandwidth.”

Namun pengamat pemasaran Guntur Siboro menilai strategi operator dalam menurunkan tarif BlackBerry memang wajar diberlakukan di industri telekomunikasi.”Operator kerap dituntut untuk bekerja dan menunjukkan performa baik setiap triwulan. Dan penurunan tarif merupakan langkah yang paling mudah, tak perlu banyak effort banyak untuk mikir,” kata Guntur.

Bagi operator besar seperti Telkomsel, XL, dan Indosat, penurunan tarif memang sudah sewajarnya dilakukan sejak lama. Namun bagi operator yang masih kecil seperti Tri dan Axis, kata pengamat lainnya, dibanding memikirkan akuisisi pelanggan mereka disarankan untuk memperbaiki kapasitas jaringan.

“Pasar belum jenuh, akuisisi masih bisa. Namun sangat disayangkan jika pemain kecil ikut-ikutan perang harga cuma untuk akuisisi pelanggan sebanyak-banyaknya saja. Lebih baik bermain di aplikasi yang punya value for money sembari memperbaiki jaringan, terutama untuk indoor coverage,” tandasnya.

http://www.detikinet.com/read/2010/07/05/083428/1392781/328/operator-turunkan-tarif-blackberry/?i991102105